Benci Jadi Cinta
***Part 1***
Pagi – pagi sekali Rian ke sekolah, dia juga melihat Itha sedang bersiap – siap mau berangkat, Itha juga melihat Rian lalu dia menyapanya, Rian hanya membalikan pandangannya lalu pergi berangkat sekolah. Itha yang melihat hal tersebut merasa sedih dan mulai meneteskan air mata.
'Ternyata dia belum bisa memaafkan gua “pikir Itha”.
Dia langsung berangkat dengan supir pribadinya. Sesampai di sekolah Itha lansung disamperin kedua sahabatnya yaitu waty dan ayu, mereka adalah sahabat Itha yang paling baik, dan selalu ada ketika Itha sedih.”
'Kamu sama Rian masih bermusuhan ya tanya waty”,”
‘iya , entah kapan gua sama rian akan kembali berbaikan’ "jawab itha”.
Itha dan sahabatnya berjalan menuju kelas, tiba – tiba saja mereka menabrak anak baru pindahan dari bandung, “ ‘Ehh..sorry ya, saya gak sengaja!!’..."kata anak baru itu”, “
'Iya gak papa kok jawab mereka”,
'Nih anak keren banget ya...batin ayu dan waty”.…
'Eh..kok kalian malah ngelamun “anak baru itu agak mengagetkan mereka”...dia melanjutkan pembicaraan ...
'Eh kalau boleh tanya, ruang kepala sekolah di mana ya...? ..
'Oh...ruang kepala sekolah ...mari saya antar
Itha menawarkan diri untuk mengantar murid baru tersebut, itha menyuruh waty dan ayu jalan duluan ke kelas, dia ingin mengantar murid baru itu ke ruangan kepala sekolah. Setelah selesai mengantarnya itha langsung kembali menuju kelas. Sesampai di kelas itha melihat rian agak malas memamainkan handphonenya, apa dia sekarang sedang ada masalah yah, 'haduh ...kok aku jadi perduli gini sama dia, ayo itha jangan aneh – aneh “pikirnya”.
Belpun berbunyi semua siswa mulai masuk ke dalam kelas. mereka duduk rapi di bangkunya masing - masing. Di balik pintu ada dua orang yang datang, ibu sinta dan rama. Ibu sinta adalah guru matimatika yang sangat kiler, sedangkan rama sendiri murid pindahan dari Bandung. Ibu sinta mulai berbicara “
'Selamat pagi anak – anak , ibu akan memperkenalkan kepada kalian semua, bahwa hari ini ada murid baru pindahan dari Bandung, dan melanjutkan pembicaraan rama perkenalkan dirimu.
Dia mulai memperkenalkan dirinya. 'hai..teman – teman, nama saya rama pratama , panggil saja ram. Semua wanita di kelas itu terpesona dengan rama, kecuali itha.
'Sekarang rama sudah punya pacar belum, “tanya semua cewe di kelas itu”.
'Ya sudah rama silahkan duduk di sebelah itha.
Rama langsung jalan menuju bangku itu, semua cewek di ruangan itu memperhatikan pandangannya pada rama. dia meresa sangat senang bisa duduk didekat cewe cantik seperti itha, rupanya dia bukan seperti cewek lain pada umumnya, sepertinya dia sangat sopan “pikirnya”. Rama adalah salah satu cowok terkeren di Bandung, dia memiliki banyak pacar di sana. Dia berpikir untuk mendapatkan pacar lagi di Jakarta.
'Sepertinya itha cocok jadi pacarku di sini lumayan biar ada yang menemaniku “batin”.
'Hey...tenyata kamu siswa baru pindahan dari Bandung ya...??,
'Hey..hey...loe dengarin gue gak, itha mencoba menyadarkan rama yang sedang melamun.
'Eh...kamu bicara sama aku ya...sorry, habisnya kamu cantik “pasang muka bego”
'Hehehe..iya, y sudah gak papa, ya sudah kita fokus belajar dulu.
Rian agak tidak senang kalau melihat itha bahagia, dan dia berkata sesuatu kepada itha, dasar cewek sok cantik, semua cowok dirayu begitu saja “batin”.
'Oke semuanya buka halaman bla...bla...ibu sinta memberikan tugas ,kerjakan dengan teman sebangku kalian, minggu depan jangan lupa di kumpulkan ya.
'Gimana kalau hari ini, gue antar loe pulang soalnya kitakan satu kelompok, Rama menawarkan diri untuk mengantar itha pulang.
'Oh iya, ya sudah, ntar gue tunggu di gerbang yah, oke...”jawab rama”....sekarang jam menunjukan pukul 02.30.
Sebelum mengambil mobilnya rama melihat Anisah berjalan, anisah tidak kalah cantik dengan itha, soalnya anisah berpenampilan lebih menarik dibanding itha. Karena terpesona dengan kecantikan Anisah di malah mengajak anisah makan dan melupakan itha.
'Kok rama lama bangat ya, padahal gue sudah menyuruh supir tidak datang menjeputku hari ini “pikirnya”. Mana gue udah 1 jam disini.
Rian melihat itha belum pulang, dia mencoba mendekatinya.
'Loe kenapa masih disini, emangnya loe gak pulang,” tanya rian agak cuek”
Dengan malas itha menjawab gue lagi nungguin seseorang, emang urusannya sama loe apa kalau gue masih disini.
'Gak usah keras kepala deh, sebentar lagi mau malam, apa lagi disini banyak orang jahat
Dia mencoba menakut – nakutinya, ternyata berhasil itha sepertinya kelihatan panik dan ketakutan, rian melanjutkan pembicaraan 'ya sudah kalau gak mau bareng, gue duluan aja, mulai menyalakan motornya,
‘Eh....tunggu, “ itha mencoba menghentikan rian”, ’kalau gak kepepet gini malas amat gue di goncengin sama orang yang benci sama gue *batin*.
'Hahahha...tuh kan mau juga bareng ama gua.....”rian meledeknya”.
'Idih...gue terpaksa kali...”agak malas memutar bola matanya, dia terlihat kesal”.
'Ya udah kalau terpaksa, gue pulang sendiri aja, “rian mulai kesal”.
'Eh....sorry gue bercanda kok, itu aja baperan...”tersenyum”
'Ayo naik, gak usah pasang muka sok manis deh....
Rian menyuruhnya naik ke motornya, dan mulai menyalakan motor. Entah kenapa disaat perjalanan hati mereka saling berdetak kencang, dan tidak ada diantara mereka yang berani memulai pembicaraan. Rian hanya mengantarkan itha sampai pintu gerbang, dia gak mau orang tua itha, melihat mereka bersama.
-skip di rumah itha-
Untung aja ada rian yang nganterin gua, itha mulai baperan dengan sikap rian tadi sore, dia merasa rian sudah tidak membencinya, mungkin dia udah memaafkan gue ya *batin*.
-skip di rumah Rian-
'Haduh....dia kan musuh gue, kenapa coba gue pake acara nolongin dia segala, seharusnya gue biarin aja dia sendirian di sekolah *batin*
Adik Rian yang bernama Rina memanggilnya untuk makan malam bersama, tetapi dia lagi gak mood buat makan, 'kenapa sih kak....kok mukanya kusut amat, emangnya ada yang kk pikirin sekarang, “tanya adiknya”,
'Ehh...anak kecil gak usah sok tau, keluar sana...”Rian mengusir adiknya untuk meninggalkan kamarnya”.
'Gue ke pak munir aja, hati gua adem kalau curhat sama dia *batin*, dia keluar rumah menemui pak munir, satpam rumahnya.
'Ehhh,....gue kagetin aja ya...*batin*...maling....maling....”Rian berteriak mengaketkan satpam yang duduk itu”.
Satpam itupun bangun memberontak kaya orang bego,
'Mana malingnya den ....memperlihatkan jurus silatnya seperti orang konyol....,
'Hahhahha...saya cuma bercanda pak....”dia tertawa kesenengan.
Rian mulai menceritakan soal tadi sore di sekolah, mulai bercerita, begini pak , saya kan benci sama seseorang, terus saya malah menolong dia, apa saya seperti orang bodoh sekarang, pak munir memotong ceritanya dan berkata saya tau aden itu orang baik, jadi kalau aden nolongin orang itu hal yang wajar, sekalipun dia musuh kita. Mendengar nasehat dari pak munir dia langsung berpikir sejenak “ada benarnya juga apa yang dikasih oleh pak munir.
Bersambung !!!
……...>>> Next ***Part 2***……
*** Part 2 ***
-skip di sekolah-
'Haduh.....semoga aja hari ini gue gak telat........”dia mengeluh karena agak bangun kesiangan”.
Karena cuma telat satu menit rian diperbolehkan masuk oleh satpamnya. Anas mendekati sahabanya itu
'Hey.....tumben telat, biasanya loe gak pernah telat “sambil memukul bahu sahabatnya”,
'Iya...nih, gak biasa aja gue datang telat gini jawab rian.
Itha yang melihat mereka berdua sedang mengobrol di dekat pos satpam menghampirinya. Itha menyuruh mereka berdua untuk masuk,
'Hey ayo masuk...bentar lagi pelajaran udah mau mulai tuh....,
'Loe gak usah perduli deh sama kita berdua, baru ditolong ngantarin pulang sekali aja udah baperan, “jawab rian”,
'Jadi loe kemari ngaterin itha pulang “tanya anas”,
'Ya elah....gue ngantarin dia pulang juga karena terpaksa keles “Rian menutupi rasa malunya ke anas” ,
'Jadi dia kemarin nolongin gua karena terpaksa”batin itha”, mulai mengeluarkan perkataan,
'Ya udah mulai sekarang loe gak usah ikut campur masalah gue, mulai sekarang gue juga benci banget sama loe, Itha mulai menangis, lalu dia berlari menuju kelas.
'Ya ampun, gue salah ngomong lagi nih...gue kan gak bermaksud seperti itu “pikir Rian dalam hati”,
'Ya udah Ri gue juga gak mau ikut campur masalah kalian berdua, kalau saran gue sebaiknya loe minta maaf deh sama Itha, lagi pula kalian bermusuhan udah lama.
Setelah selesai memberikan saran kepada sahabanya, anas juga langsung pergi menuju kelas.
'Iya juga ya, tadikan dia bermaksud baik sama gue, kenapa gue jadi berlebihan gini sih..”pikir Rian, menyesali kesalahan”.
-skip di ruangan kelas-
Semua siswa sudah masuk ruangan, ibu Sinta menyuruh semua siswa mengumpulkan tugas matematika kemarin, semua siswa mengumpulkan tugas kecuali Rian, dia satu kelompok dengan Anisah, karena tidak mengumpulkan tugas Rian dan Anisah di hukum membersihkan toilet sehabis pulang sekolah.
Rama berusaha meminta maaf kepada Itha, sebab dia kemarin tidak jadi mengantar'nya pulang.
'Sorry ya....soal kemarin, soalnya gue kemarin di suruh pulang cepat sama mami gue, karena ada urusan keluarga “beralasan agar wanita memaafkannya”
'Ya udah gue maafin, lain kali kalau ada urusan penting, kabarin gue, biar gue gak capek nungguin kaya kemarin,
'Heheehe....iya makasih ya udah di maafin “mencubit pipi tembe cewek itu”.
Sejak itu rama dan itha semakin dekat saja, nih anak bisa gua manfaatin “pikir rama”.
-skip di toilet-
Semua siswa sudah pulang, kecuali Rian yang sedang membersihkan toilet, Itha yang ingin pulang melihat Rian sedang membersihkan toilet sendirian. Hum....sepertinya dia cuma sendiria saja, gak mungkinlah Nisah bantuin dia “pikir wanita itu”, berjalan ke arah toilet.
'Kok cuma sendirian aja, Nisah mana....???.”menanyakan Anisah” .
'Rian pun menjawab agak jengkel ...gak usah sok asik, sok perduli loe ama gue.....pulang loe sana “sok tegar”
'Ya elah gak usah sok tegar deh, gua juga mau balas budi karena loe kemarin udah nolongin gue “tersnyum”
'Oh.....jadi loe mau balas budi nih, ya udah deh....loe bersihin toilet sebelah sana, gue sebelah sini “menunjukan toilet yang mau dibersihkan”
'Oke....jawab itha, ternyata dia masih perduli sama gue, padahal gue selalu memakinya “pikir laki-laki itu”.
Setelah selesai membersihkan toilet Rian menyamperin Itha, kok loe disini, emangnya udah selesai...”tanya wanita itu dengan lembut”. Rian mulai menjawabnya dengan agak sopan...
'Hehehe..iya udah, gue bantuin loe juga ya...?,
'Ya elah...gak usah deh “mencoba menolak”.
Itha mulai berani menyemprotkan air dari selang ke arah laki-laki dingin itu, dia hanya terdiam, wanita itu mengira Rian akan memarahinya, Rian langsung tersenyum, dia mulai berbicara ,
'Jadi loe ngajakin gue perang nih...oke gue ladenin....mereka saling menyemprotkan air dengan selang tersebut, sambil tertawa kesenangan, sampai melupakan permusuhan diantara keduanya.
Setelah selesai membersihkan toilet rian mengajak itha jalan – jalan sebentar di halaman sekolah.
'Sorry ya masalah tadi, gua udah mencaci maki loe,,,,”laki-laki itu merasa bersalah”
'Iya gak papa kok, santai aja, sebelum loe minta maaf juga udah gue maafin kok, mendengar perkataan wanita tersebut Rian menjadi terharu, sebenarnya dia ingin menyudahi permusuhan di antara mereka, tapi selalu saja dia ragu dengan keputusannya.
'Ya udah gue anterin pulang ya....”laki-laki itu mencoba menawarkan diri ingin mengantar Itha pulang.
'Iya deh, tapi ihklas kan nganterin gue....?”tanya wanita itu meyakinkan”
Iya ihklaslah...”semoga aja gak ada yang lihat gue anterin Itha pulang” batin” . laki-laki itu masih khawatir jika ada yang melihat dia menggonceng itha, musuh terbesarnya.
Mulai menyalakan motornya,
'Ayok naik.....”Rian menyuruhnya naik”, mereka pun bergocengan , seperti biasa saling diam, gak ada yang berani memulai pembicaraan diantara mereka.
Disaat perjalanan Rama melihat mereka berdua, dan menghentikan laki-laki itu dengan motor sportnya, karena dia habis pulang balapan,
Hey....”rama mencoba menghentikan Rian”,
'Apa – apa an loe...berani bangat loe halangin jalan gua “Rian memarahinya”,
'Santai aja bro...gimana kalau kita balapan dulu, siapa yang menang dia yang nganterin Itha pulang “Rama mencoba menantang Rian”,
'Oke ...siapa takut “Rian menyetujuinya”.
Mereka pun mulai balapan dan akhirnya Rian yang menjadi pemenang,
‘Sorry bro loe bukan tandingan gue”ledek Rian”, setelah itu Rian mengajak wanita dibelakang’nya pulang.
'Ternyata laki-laki ini baik juga ya, hum ...apa dia masih ngangep gue musuhnya ya....”batin”.
Setelah sampai di rumah wanita itu, Rian menyuruhnya langsung masuk, karena dia takut ada yang melihat kebersamaan mereka.
'Ya udah gue pulang dulu ya, assalamualaikum..”laki-laki itu langsung pamit pulang”
Waalaikumsalam,” wanita menjawab salamnya Rian"....
'Kok dia agak terburu – buru gitu ya aneh banget sih...”pikirnya”. wanita itu berjalan masuk ke dalam rumahnya, karena bajunya masih agak basah Itha lewat pintu belakang, dia takut ketauan sama maminya.
Setelah selesai membersihkan diri itha langsung masuk kamarnya, dia mendengar ada seseorang yang mengetok pintu kamarnya, tok...tok...dia mendengar ada orang yang mengetok pintu kamarnya.
'Siapa.....”tanya itha”, ini mami nak....”menjawab”....
'Oh...masuk aja mam....gak di kunci kok....”mempersilahkan ibunya masuk”.
Kok kamu jarang nyuruh supir jemput sih, terus pulangnya agak telat juga, ada apa emangnya “ibunya agak terlihat khawatir dengan anaknya”,
'Sorry mami...soalnya tugas itha agak padat di sekolah, melanjutkan pembicaraan, iya soalnya ada teman yang nganterin pulang,
'Hum...ayu apa waty...”tanya maminya”,
Teman cowok mam, “dia agak malu menjawabnya”,
'Saran mami kamu fokus sekolah dulu, baru pacaran ...ya udah deh mami keluar dulu ya “berjalan meninggalkan kamar anaknya”.
Itha masih aja senyum – senyum sendiri, mengingat kejadian tadi siang di sekolah bersama rian, haduh....kok gue malah mikirin dia gini sih.....”batin”.
*** Part 3 ***
Gagal Nembak cewe
Keesokan harinya rama ingin mengajak itha diner, dia sudah menyiapkan sebuah suasana cafe yang sangat romantis, untuk menarik perhatian itha.
-skip di sekolah
"Itha....”Panggil Rama ke wanita yang tidak jauh darinya”,
"iya ada Ram “tanya itha agak penasaran.
"Habis pulang sekolah gue mau ngajakin loe ke suatu tempat loe mau kan?, kok gue doang yang lu aja “sedikit heran”....,
"Mau ya please “agak memohon”, ...
"Iya udah deh gue mau....
Karena rama sedikit memaksa akhirnya wanita itu tidak bisa menolaknya.
Anas sahabat rian melihat rama sedang mengajak itha jalan, dia segera ingin memberitahu hal itu kepada Rian.
Anas mulai memanggil rian ,... Rian......rian....”agak berteriak”,
"Iya ada apa, ini bukan hutan jadi gak usah teriak-teriak.....
"Sorry...iya “anas meminta maaf” melanjutkan perkataanya, begini tadi gue lihat Rama ngajakin Itha jalan, kayanya Rama mau nembak Itha deh....
"Lho...urusannya sama gue apa??, dengan kesel menghela napas'nya, kok lu malah kasih tau gue “sedikit kesal”...
"Ya ada lah urusannya sama loe, lu kan benci amat tuh sama Itha, gimana kalau lu gagalkan rama untuk mengungkapkan perasaannya pada Itha “Anas mencoba menjelaskan rencananya”.
Setelah mendengarkan perkataan sahabat'nya, dia menyetujuinya.
"Iya deh gue setuju....”Rian menyetujuinya”, kenapa gue semangat gini ya, untuk menggagalkan Rama untuk jadian sama wanita itu.
Rian pun melanjutkan langkahnya ke kelas. Saat dia membuka pintu, tiba – tiba Anisah mengagetkannya di balik pintu. Anisah ingin mengajak'nya untuk menemani shopping, tetapi dia menolaknya karena ingin menggagalkan dinner Rama dengan wanita itu.
-skip cafe-
"Itu mereka, lagi duduk di ruangan VIP no. 01 “sahabat'nya mencoba memberitahu Rian”, ruangan paling mewah di cafe tersebut.
"Hum...gimana ya cara menggagalkan dinner mereka “memikirkan sesuatu untuk mengagalkan acara tersebut”,....
"Oh....gua tau caranya, gimana kalau kita masukkan saja obat pencuci perut ke dalam minumannya Rama....”memberikan ide yang sangat bagus”...
"Wih...sahabat gue emang the best dalam hal apapun,
"Ya elah...gak usah di bilang juga gue, emang the best kok .
Entah apa yang di bicarakan antara Itha dan Rama sebelum makanannya datang, mereka juga cari cara untuk memasukkan obat pencuci perut tersebut. Rian dan anas melihat ada seorang pelayan yang sedang membawa makanan dan minuman.
“Ehh....bentar mbak, ini pesanan mau di antar ke meja nomor berapa ya....”Rian mencoba menghentikan pelayan tersebut”, ”Oh...ini mau di antar ke ruagan VIP no.01 mas “jawab pelayan itu.
"Oh iya mbak ...pas “laki-laki itu mencoba mengalihkan perhatian pelayan tersebut, sedangkan Anas memasukan obat pencuci perut ke jus jeruk” Rian melanjutkan pembicaran,
"Mbak tolong laki – laki yang ada di ruangan tersebut meminum jus jeruk ini, soalnya ini minuman keesukaan dia “pelayan itu pun mengiakan dan langsung pergi.
"Tha....gua mau ngomong sesuatu yang penting sama loe “laki-laki itu ingin memberitahuakan perasaannya pada Itha”,
"Makan aja dulu baru ngobrol, lagi pula gua lapar nih “jawab wanita yang sedang bersamanya”,
"Iya sudah deh.....”Rama langsung menikmati makanan”.
Setelah menikmati makanan dan minum Rama tiba – tiba rama merasa sakit perut, “ternyata obat pencuci perut itu sudah bereaksi”,
"Kenapa kok muka loe pucat gitu.....”tanya Itha”,....
"Iya nih....perutku sakit, kayanya udah mau keluar nih....”menahan rasa sakit”....
"Ya sudah ke toilet sanah..”Wanita itupun menyuruhnya ke toilet”,
"Apa yang mau dikatakan rama ya...”heran”.
Rian dan anas masih mengawasi mereka berdua,
"Akhirnya kita berhasil Nas “kata Rian kesenangan”,
"Siapa dulu dong, Anas gitu loh..”laki-laki itu mulai memuji dirinya”.
Karena kelamaan menunggu rama, wanita itu mulai bosan dan langsung pulang dengan menaiki taxi,
"haduh.....mungkin dia kelamaan nungguin gua, makanya dia pulang duluan “rama sedikit kecewa”.
"Ram gue pulang duluan yah, maaf gue gak bisa nunggu, soalnya mamig gue udah nanyai , chat wanita itu via WashApp, Rama yang melihat chat dari Itha sedikit kecewa, lalu membalasnya,
"Oke , balasnya singkat.
-skip di rumah itha-
"Kok gua penasaran gini ya, emangnya dia mau ngomong apa ya...sama gua, wih..tempatnya mewah dan romantis pula, apa jangan – jangan dia mau nembak gua lagi “itha mulai tersenyum – senyum sendiri”.
"Kok gua jadi pikirin rama sih, haduh....kok gua jadi salting seperti ini sih, melanjutkan pembicaraan, kalau rama emang nembak gua, gak mungkinlah gua tolak, secara dia cowok paling terkeren di sekolah.
Itha mulai memikirkan rama,
"Haduh...kenapa gua malah memikirkan laki-laki itu sih “pikirnya”,
Melanjutkan lamunannya, seandainya aja Rian suka sama gua, pasti gua lebih memilih Rian “sebenarnya watina itu sudah mulai jatuh cinta ke rian”.
*** Part 4 ***
Keesokkan harinya laki-laki itu, ingin mengungkapkan perasaanya ke Itha di sekolah, dia tidak mau menunda – nundanya, karena dia takut keduluan yang lain.
Saat di sekolah Rama melihat wanita itu sedang asik ngobrol sama teman – temanya, yaitu ayu dan waty, dia langsung menghampirinya.
"Hey ....teman – teman, Rama menyapa mereka.
"Hey ram....”sahut semua cewek di situ.
"Aku boleh pinjam itha bentar gak??
"Boleh kok, jawab ayu dan waty.
"Idih..emang gua barang apa pake acara dipinjam segala, protes itha.
"Bukan maksud gue seperti itu kok, jelas laki-laki itu mencoba menjelaskan.
"Iya gua paham kok, jawab itha dengan senyumnya.
Rian yang melihat mereka dekat agak tidak senang, dia mulai kesal sekarang, kenapa ya gue kalau melihat mereka bersama, hati gue selalu sesesak gini ya.. batin.
Bel sudah mulai berbunyi, semua siswa masuk ke dalam kelas, Itha agak memperhatikan Rian yang sedang duduk agak malas, kenapa dia jadi kagak semangat gini ya. batin. wanita itu ingin mencoba mendekati Rian, tapi dia agak malu, dan langsung duduk ke bangkunya. Setelah selesai pelajaran, semua siswa ingin siap – siap ke kantin, tapi karena Rama ingin menyampaikan pengumuman penting semuanya tidak jadi keluar.
"Hari ini aku ingin mengungkapkan perasaaanku pada seorang cewek paling aku cintai, Rama mulai mengeluarkan bunga
Rian yang melihat hal tersebut sedikit kaget.
"Apa jangan – jangan rama mau nembak itha, ya allah...semoga aja Itha menolaknya.
Laki-laki itu tidak mau Itha jadian sama Rama, lalu Rama mendekati itha dan mulai mengungkapkan perasaannya
"Itha ...memanggil namanya, gua sudah lama menyukai loe, memperhatikan loe, apakah loe mau jadi pacar gua?
Semua temanya menyoraki mereka berdua.
"Terima....terima…, sahut semua siswa dan siswi yang ada dikelas itu. Wanita itu mulai berpikir sejenak.
"Ya allah, apakah yang harus kulakukan sekarang, tidak ada lagi harapan untuk gua dekat sama rian, dia udah anggap gua musuhnya, hum...apa gua terima rama aja ya!!, batin.
Setelah agak lama berpikir, wanita itu mulai menjawab dengan segala keraguan dibenak'nya, diapun mulai menjawab dengan sedikit rasa yang campur aduk.
"Ya ram gua mau kok jadi pacar loe, semua siswa dan siswi berteriak untuk mereka berdua.
Rian yang mendengar hal tersebut sangat hancur sekali hatinya, kalau dibilang seperti disambar petir, dia mulai menangis, Ri kenapa loe nangis, tanya sahabatnya, dia hanya diam, lalu pergi meninggalkan kelas tersebut.
Sedangkan Anisah merasa sangat senang, karena dia sudah tidak memiliki saingan untuk mendapatkan laki-laki itu, wanita ini sangat terobsesi dengan Rian.
Karena hari ini gua sudah jadian sama itha, maka kalian gua traktir, semuanya boleh makan apa aja, gua yang bayar, hore...semuanya senang dapat makan gratis.
Rama sangat menikmati hari-hari kebersamaan'nya dengan wanita yang baru saja menjadi pacarnya, karena terkenal play boy, bukan seorang Rama yang tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dia mulai mengajak wanita itu jalan-jalan ke tempat hiburan, seperti Mall, taman mini dan terakhir di kebun binatang.
Saat berada dikebun binatang Rama mulai melancarkan aksi'nya.
"Ram……, tatap wanita itu dengan sinis ke arah'nya.
"kenapa sih??, mulai mer*ba payud*r*h wanita itu, sambil ingin menc*um'nya.
"plak, dasar lu yah. gue bukan wanita semacam itu, tampar Itha sambil memarahi laki-laki dihadapan'nya itu.
Wanita itu langsung pergi meninggalkan Rama yang masih terdiam, tanpa mengatakan satu kata pun. Rama menjadi sangat bersalah, dia kira Itha seperti wanita lain pada umum'nya.
*** Part 5 ***
Setelah beberapa bulan pacaran dengan Itha, akhirnya pacar Rama dari bandung datang, Adin adalah teman Rama dari bandung.
"Hey Ram...,panggil sahabat'nya itu ke Rama.
"Hey...bro, lu kapan datang , tanya rama.
"Gua baru aja sampai kok, gua kesini sama Raisa pacar loe, jawab sahabat'nya itu
"Apa.., agak kaget.
"Raisa di sini .., laki-laki itu sangat kaget, dia takut ketauan sama Itha, melanjutkan pembicaraannya.
"Loe bisa bantu gua gak, oh iya,...selama Raisa disini loe temanin dia ya, soalnya gua sudah punya pacar disini.
Rian yang mendengar itu semua merekam pembicaraan mereka, dia ingin menunjukan rekaman tersebut kepada Itha. Rian langsung berjalan menuju rumah wanita itu, dengan mengendarai motor sportnya.
-skip rumah Itha-
"Assalamualaikum...…,sebelumnya dia mengucapkan salam terlebih dahulu sambil mengetuk pintu.
Yang membuka pintu adalah maminya Itha, waalaikumsalam.
"Eh nak Rian ...udah lama banget gak kesini, tanya maminya itha.
"Iya tan...soalnya rian agak sibuk, menutupi kebenciannya. dia melanjutkan pembicaraan.
"Ithanya ada tan.
“Ada di kamarnya, masuk aja, gak papah, anggap aja rumah nak Rian sendiri, ibu wanita itu mempersilahkan Rian masuk. ”Ibunya itha kok sudah baik banget ya, ternyata gua udah salah sangka sama keluarga mereka, pikirnya sambil menyadari kesalahannya.
Rian melanjutkan langkah kakinya ke arah kamarnya wanita yang selama ini ia benci.
Tok...tok…dia mengetuk pintu.
"Masuk aja, pintunya gak di kunci kok, wanita mempersilahkan orang dibalik pintu kamarnya untuk masuk.
Dia mulai membuka pintu dan masuk, wanita itu pun melihat Rian dengan tatapan sinis, dia melihat laki-laki yang ada di kamarnya begitu sangat kaget.
“Ngapain loe kesini, bukannya loe paling malas ke rumah gua, apa lagi masuk kamar gua, wanita itu mulai memarahinya. ”Sebenarnya gua kesini mau minta maaf, atas semua kesalahan gua selama ini, dan satu lagi, gua mau nunjukin rekaman ini ke loe, jelasnya.
"Ini rekaman apa??, tanya wanita itu penasaran.
"Rekaman ini berisi kalau pacar lu itu sudah punya pacar, dan dia itu tidak pantas untuk loe cintai, Rian menjelaskan semuanya ke wanita.
"Terus urusannya sama loe bantuin gua apa, loe kan bukan siapa – siapa gua, Rian hanya terdiam, tidak ada satu katapun yang keluar dari mulutnya.
"Kok loe diam, wanita itu melanjutkan pembicaraannya.
"Apa dia mencintai gue ya?, makannya dia berjuang seperti ini, mungkin dia ingin membuktikan cintanya ke gue.
"Ayo rian kalau loe emang cinta sama gua katakan saja batin.
"Sebenarnya gua suka, dan cinta banget sama loe tha batin.
Karena laki-laki itu agak malu mengungkapkan perasaannya, dia tidak berani mengungkapkan perasaan kepada wanita yang ada dihadapannya itu. Diantara mereka saling bertatapan dan hanya diam, tidak ada yang berani mengungkapkan perasaannya masing – masing, wanita itu mulai mengeluarkan perkataan.
"Sekarang loe pergi aja dari sini, lagi pula ini juga bukan urusan loe, satu lagi gue udah muak liat muka loe.
Setelah selesai memutar rekaman itu rian langsung pergi dengan rasa kecewa.
"Ya allah....ingin sekali aku menangis dan berteriak sekeras mungkin, sunggu hati ini sakit sekali batin.
Setelah kejadian itu itha langsung bersiap – siap kerumah rama, dia ingin mendengar penjelasan langsung dari rama.
-skip rumah rama-
"Wih.....pacar gua datang nih, cantik amat sih, Rama mulai memujinya.
"Gak usah sok rayu gua, sok muji gue loe, coba loe jelasin apa maksud dari rekaman ini, Itha langsung memutarkan rekaman yang dikasih sama rian tadi.
Dia mulai mencari alasan, oh....rekaman itu .
"Iya sayang soalnya ada cewek yang selalu ngejar – ngejar gue dari bandung, makanya dia ngaku – ngaku pacar gua “meyakinkan itha.
"Oh....seperti itu, wanita itu dengan begitu saja mempercayai rama.
"Jadi loe maafin gua kan, meminta maaf.
"Hmm..gak usah minta maaf sayang, lagi pula cewek itu yang ngejar – ngejar loe, jadi loe gak usah merasa bersalah ya, wanita itu mulai tersenyum memperlihatkan kalau dia tidak marah.
"Ternya Itha tidak hanya cantik, tapi hatinya cukup mulia, dia tidak pernah berprasangka buruk sama orang lain, pikir rama.
"Kok loe malah diam, melihat rama yang sedang memikirkan sesuatu.
"Gua hanya kagum aja dan beruntung sekali bisa memiliki loe.
Setelah kejadian itu laki-laki itu langsung putus dengan Raisa, dia ingin melanjutkan hubungan serius dengan Itha. Akhinya hubungan mereka mulai membaik. Setelah beberapa tahun pacaran, mereka merasa sangat bahagia dengan kebersamaan mereka.
"Sepertinya gua sudah gak ada harapan lagi buat dapetin cintanya Itha, dulu gua sangat benci sama dia sekarang gua malah gak bisa hidup tanpa dia, pikir rian.
Anisah yang melihat Rian lagi duduk sendirian, dia ingin laki-laki itu bisa melupakan Itha.
"Ya udah Ri...lu harus bisa move on, masih banyak kok cewe seperti Itha dan gua cinta banget ama loe Ri, Anisah memberitahukan perasaannya ke rian.
"Sorry banget nis, gua udah terlanjur cinta banget sama Itha, sebelum mereka nikah, gua gak akan pernah menyerah, rian langsung pergi meninggalkan Anisah.
"Kenapa sih Ri loe gak pernah ngertiin perasaan gua, loe mengejar cewek yang gak akan pernah loe milikin, Anisah merasa sangat sedih dan kecewa.
*** Part 6 ***
Setelah lulus SMA, Itha dan Rama masuk kuliah di kampus yang sama yaitu kampus Universitas Esa Unggu di Kebun Jeruk Jakarta Barat, dan jurusan yang sama, mereka mengambil jurusan Hukum, sekarang Rama menjadi mawasiswa yang cerdas dan berpestasi, mereka sama mengambil kelas karyawan, sambil berkerja untuk membiayai kuliah. itu semua berkat bantuan dan bimbimbingan pacar'nya Itha.
“Alhamdulillah sekarang kita udah menjadi mahasiswa sekarang, wanita itu bahagia dengan kehidupannya sekarang. ”Iya...sayang aku juga sangat bahagia sekali, Rama menunjukan kebahagiaannya.
Semenjak itu kata loe dan gua sudah berubah menjadi aku dan kamu, kata itu adalah kata romantis bagi mereka berdua.
Itha pulang duluan ke rumah, karena rama masih ada kuliah tambahan.
"Ya udah ya sayang aku pulang duluan,pamit pulang.
"Iya hati – hati dijalan ya sayang, Rama menunjukan perhatiannya.
Saat mengendarai mobil, tiba –tiba wanita mendengar deringan handphonenya, dia melihat ternyata Rama, dia pun langsung mengangkatnya.
"Iya sayang...ada apa??, tanya itha.
"Kamu sudah nyampe rumah belum ?, Rama lagi - lagi menunjukan perhatiannya.
"Ihh...sayang kamu perhatian banget sih.
Karena ke asik kan ngobrol di Hand Phonenya, dia tidak fokus menyetir mobil, dia pun akhirnya menabrak seorang perempuan yang lewat.
"Haduh....udah dulu ya sayang, mengakhiri pembicaraannya.
Itha langsung keluar dari mobil.
"Adek gak papa kan, tanya itha dengan sedikit rasa khawatir.
"Iya gak papa kak, jawab perempuan tadi.
Ternyata cewek itu adalah Rina adiknya Rian, Rina menceritakan semua tentang kakak laki-lakinya, wanita itu mulai menangis mendengar semua cerita Rina, dia mulai berpikir kembali saat masa – masa indahnya dulu bersama Rian.
"Kenapa sih Yan...loe sembunyi'in semua itu dari gua, loe adalah cowok terbodoh yang pernah gua kenal, kenapa loe gak bilang kalau loe suka dan cinta ama gua, dan kenapa gua harus tau itu semua dari orang lain, wanita itu menangis sekeras – kerasnya.
Rina pun pamit pulang, sedangkan itha masih menangis di tempat itu.
Lima tahun kemudian
Rian ternyata pergi kuliah ke Paris sampai S2, setelah pulang dari luar negri laki-laki itu kembali ke Indonesia, dia sekarang menjadi seorang pengusaha sukses, dia memiki banyak sekali perusahaan properti di luar negri. Tapi sangat di sayangkan, pas Rian pulang, dia mendapatkan undangan pernikahan Itha dan Rama, laki-laki itu tidak kuat menahan air matanya, karena wanita yang sangat dia cintai akan menikah dengan orang lain.
-skip tempat acara pernikahan-
Semua teman satu kelas di SMA nya dulu hadir, Anisah, waty, ayu, anas, dan yang lainnya
Rian bahagia sekali melihat senyumnya Itha
"Semoga kamu dan Rama bahagia ya..,dia memberikan ucapan selamat. Wanita itu hanya terdiam, kenapa loe dulu tidak jujur sih dengan perasaan loe ke gue, batin itha.
Anisah juga yang sempat menyukai Rian sudak menikah, sahabat Itha maupun sahabat Rian satu SMA dulu semuanya sudah memiliki keluarga masing – masing,
"Terimakasih ya Yan.. atas kehadirannya, Rama menyampaikan rasa terimakasihnya karena Rian sudah mau datang.
Tinggal rian saja yang belum menikah, aku yakin Allah telah merencanakan yang terbaik buat aku pikir rian.
***
Karena melanjutkan study doctor, Rama sekarang menjadi seorang dosen disebuah universitas ternama di jakarta, yaitu Universitas Trisakti yang berada di Jl. Letjen S. Parman No.1 Kampus A, RT.6/RW.16, Grogol, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat. Sedangkan Itha Istrinya sendiri berkerja sebagai karyawan tetap di pengadilan, mereka berdua menikah sudah 5 tahun keluarga mereka sangat rukun dan bahagia, dan sekarang mereka memiliki dua orang putra yang sangat tampan, Rama sendiri sangat dekat sekali sama salah satu mahasiswi di kampusnya, mahasiswi tersebut adalah anak orang kaya yang sangat cantik dan manja, Rama ingin mahasiswi tersebut tahun ini bisa di wisudah, nama wanita tersebut adalah Putri, dia mulai agak dekat dengan mahasiswi tersebut dan hampir setiap hari dia memperhatikan mahasiswi'nya itu, bahkan Rama sering mengajak Putri makan malam di sebuah restauran.
"Hey...ayo ikut mas, Rama mencoba mengajak putri, mahasiswi bimbingannya.
"Mau kemana pak, tanya putri.
"Ayo ikut saya, menyuruhnya masuk ke mobil.
Sesampai di restauran dia membukakan pintu mobilnya, mempersilahkan wanita itu keluar.
"Wah ..nih om – om perhatian juga ya sama gue batin mahasiswi cantik itu.
Mereka duduk dan makan bersama di restauran itu.
"Gimana kuliahnya, tanya'nya agak sedikit genit.
"Baik kok pak, jawab putri.
"Jangan panggil bapak dong kelihatan tua aja sayanya, panggi saja mas, meneruskan pembicaraannya.
"Hmm... misalkan ada pelajar yang sulit atau gak kamu paham tanya saya aja ya, Rama mulai memberikan ruang untuk wanita itu.
Ternyata itha melihat suami'nya dan wanita itu makan di restauran tersebut.
"Wanita itu siapa ya, apa mungkin rama selingkuh, eh....ya allah gak boleh suujon batin.
Itha langsung pulang, dia menunggu suami'nya di rumah, sekarang menunjukan pukul 11.00, Rama belum juga pulang, setelah beberapa menit kemudian, ada yang mengetok pintu, ternya itu Rama suaminya.
"Habis dari mana aja pah, tanya itha dengan sopan.
"Biasa mah..abis ketemu teman lama, suami'nya memberikan alasan agar istrinya tidak curiga.
Itha tau bahwa suaminya telah berbohong. Padahal tadi dia lagi makan di restaurant sama cewek yang masih muda dan cantik.
"Tadi mama lihat papah sama cewek muda dan cantik pula, itu siapa pah, tanya itha lagi.
"Oh...itu mahasiswi bimbingan papah mah, rama menjelaskan.
"Tapi papa bukannya bilang kalau cewek itu teman lama papa, kenapa sih papa udah mulai gak jujur dengan rumah tangga kita, melanjutkan pembicaraan, kalau papah ketahuan selingkuh, mamah tidak segan – segan minta cerai ke papah, itha mulai mengancamnya.
Bersambung !!!
*** Part 7 ***
Akan tetapi beberapa bulan kemudian rama terpengaruh hasutan setan, dia kembali dekat dan sering mengajak jalan lagi.
"Mas....temanin aku ke mall yuk, putri memperlihatkan sifat manjanya.
Rama hanya terdiam dan berpikir.
"Hum...gak apa – apalah sekali – sekali, melanjutkan pembicaraaannya.
"Ya udah deh, mas temanin, mereka berdua mulai dekat lagi sekarang.
Bahkan Rama sering mengunjungi rumah putri. Itha tidak tau suaminya setiap hari ke rumah wanita itu.
"Pah...kok akhir – akhir ini papah jarang di rumah “berkata dengan ekspresi manja. melanjutkan pembicaraan.
"Kasian anak – anak, tanyain papah terus, Itha memberitahukan ke suaminya.
Maaf ya mah kalau akhir – akhir ini papah sibuk, soalnya papa di kampus mengurus mahasiswa yang sedang skipsi, memberikan alasan agar istrinya tidak mencurigai dirinya.
"Oh....ya udah kalau papa sibuk, biar anak – anak mama titipin ke neneknya dulu, karena mama juga agak sibuk di kantor.
Karena Itha masuk siang di kantor, biasanya mereka bergantian untuk mengurus anak mereka, akan tetapi sejak Rama mengenal wanita itu, dia tidak memiliki waktu untuk keluarganya, akhirnya itha menitipkan anaknya ke neneknya. Itha ingin mengetahui kegiatan yang rama lakukan selain di kampus.
"Kayanya aku harus mulai menyelidiki mas Rama, pikirnya.
Itha membicarakan kecurigaannya sama sahabatnya Waty dan Ayu, agar membantunya menyelidiki rama.
Setelah beberapa tahun dekat dengan Putri, dia semakin tidak memperdulikan istrinya lagi, yang lebih parahnya lagi kalau putri sedang hamil anaknya Rama, dia pun panik dan mencoba menyembunyikannya, dan Putri langsung cuti kuliah 1 semester, sampai dia sudah melahirkan, karena ayahnya putri ingin menutup aib keluarga, mereka pun nikah sirih. Rama mencoba menyembunyikan pernikahan tersebut dari istrinya, karena dia takut Itha akan menceraikannya. sahabat itha akhirnya mengetahui itu semua, yang namanya juga bangkai pasti tercium juga, mereka menceritakan semua yang mereka ketahui tentang Rama dan Putri, itha merasa sangat sedih dan kecewa sekali setelah mengetahui semua yang terjadi pada suaminya, Ayu dan Waty sebenarnya tidak tega memberitahukan hal itu kepada Itha. Karena merasa sangat dihianati Itha langsung kerumahnya dan mengeluarkan semua barang – barang Rama, suaminya hanya diam dan tidak mengeluarkan satu kata pun.
"Pah....kita sudah janji kalau ada yang selingkuh diantara kita, maka dia harus pergi meninggalkan rumah ini, mama juga udah sangat membenci dan muak melihat muka papa, sambil menangis.
Melanjutkan pembicaraan.
"Mama juga sudah mengurus perceraian kita di pengadilan, satu lagi anak – anak semua aku yang urus, itu semua kesepakatan kita sebelum menikah.
Karena Rama sudah membuat kesepakatan tersebut dengan Itha, jadi dia tidak bisa apa – apa lagi, dengan adanya surat perjanjian tersebut.
Akhirnya Rama keluar dari rumah itu, dia pergi ke rumah putri istri sirihnya, dia akan tinggal dengan Putri, mereka berdua mendapatkan rumah mewah oleh ayahnya Putri, setelah tinggal beberapa bulan dengan Putri, dia merasa Putri dengan Itha sangat jauh berbeda, Itha selalu menyiapkan makanan, mencucikan pakaian dan pekerjaan rumah lainnya, sedangkan Putri boro – boro nyiapin itu semua, ngurus dirinya sendiri aja gak bisa. Rama kalau melihat tingkahnya Putri, dia selalu saja mengingat masa – masa bahagianya saat bersama Itha, yang selalu memberikan suport dan dukungan saat dia lagi drop, selalu membangunkan ketika tengah malam untuk sholat tahajut, Itha benar – benar istri yang solehah.
"Ya allah aku terima ini semua, mungkin ini hukuman untukku, karena sudah berlaku zalim kepada istriku, seharusnya aku bersyukur mendapatkan istri yang cantik dan solehah, malah aku menyia-nyiakannya, Rama sangat menyesal sekali meninggalkan istrinya dan hanya bisa menangis, Rama mulai mencoba melupakan itha, dia ingin bangkin dari keterpurukannya, dia ingin membahagiakan Putri sekarang, pas Rama pulang dari kampus, dia melihat Putri berjalan dengan laki – laki lain. Rama langsung mengikutinya, ternyata dia pergi ke hotel.
-skip hotel-
"Hey....berani – beraninya kamu selingkuh, Rama sangat marah sekali melihat istrinya bersama laki – laki itu.
"Emangnya kenapa, gak mungkinlah aku suka sama tua bangka seperti kamu, bentak putri.
"Ini siapa Put, tanya laki – laki itu.
"Aku gak kenal sayang, gak mungkinlah aku kenal sama om – om kaya gini.
"Dasar tua bangka ngaku – ngaku suaminya Putri, sebelum pergi laki – laki itu memukul Rama terlebih dahulu.
Putri langsung mengajak laki – laki itu pergi . Rama terus saja menangis dan menyesali perbuatannya.
"Ya allah ampunilah dosaku, semakin hari dia semakin tidak bersemangat, dan sering tidak hadir untuk mengajar, akhirnya dia pun dikeluarkan oleh pihak kampus itu, dia pergi berjalan tanpa arah dan tujuan. Rian yang mengetahui kalau Rama dan Itha sudah resmi bercerai, merasa senang.
"Ya allah...apa ini yang dinamakan jodoh yang tertunda, batin.
Setelah itha sudah sendiri, rian sering mengunjungi itha, mereka saling menceritakan masa – masa SMAnya dulu.
"Gimana Ri loe masih anggap gua musuh loe gak...??, tanya Itha.
"Hum....gimana ya...hehehe gak kok. Rian tersenyum.
"Tha loe tau gak tujuan gue datang kesini, Rian mulai memegang tangan wanita dihadapannya itu.
"Ihh…Rian , jangan pegang – pegang tangan gue dong...kita kan bukan muhrim, Itha melepaskan pengan rian.
Melanjutkan pembicaraan.
"Kalau loe emang serius sama gue, ntar habis masa iddah gue, loe datang aja kesini lagi.
Mendengar ucapan itha tersebut, dengar refleks dia memeluk wanita dihadapan'nya itu, setelah beberapa menit memeluk, Rian pun baru sadar, kalau dia sedang memeluk Itha.
"Eh...sorry, habisnya gua terlalu bahagia, memperlihatkan muka konyolnya.
"Dasar loe, sok lupa lagi, Itha menyembunyikan tawa,annya dengan tingkah polos laki-laki itu.
"Ya udah kamu pulang sana, Itha menyuruh laki-laki itu pulang.
"Oke ...assalamualaikum....bidadariku tanpa sayapku, langsung kabur.
"Waalaikumsalam...dasar rian, suka sekali bikin gua tertawa dengan tingkah konyolnya.
"Idih....kok gua senyum – senyum sendiri gini sih..malu banget kalau ketauan rian batin".
Bersambung !!!
jangan lupa juga kunjungi link di bawah ini :
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=5879367091900922822#editor/target=post;postID=8251312594541534258;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=2;src=postname



Komentar
Posting Komentar